Apakah sebagai owner Anda masih merasa bahwa bisnis yang sedang dikerjakan adalah sesuatu yang sia-sia dan tidak berkembang? Padahal jika hanya melihat segi finansial, kalimat itu tidak akan pernah terlontar. Tapi kenapa kenyataanya perasaan itu muncul?

Mungkin itu semua terjadi karena Anda telah berubah sebagai ‘The Exhausted Bussinesman’. Apa itu? Apa seperti businessman yang gemar olahraga? Bisa, tapi bukan itu.

Nah, mudahnya, ‘The Exhausted Bussinesman’ adalah seseorang yang terbiasa mengemban semua urusan bisnis dipundaknya hingga ia mencapai titik lelah tiada tara. Mungkin lelahnya hampir sama jika kita berolahraga 8 jam nonstop. Bahkan ketika sedang dalam liburan, lelahnya seperti terbawa. Tak mau pergi, mengunci diri.

Itu semua terjadi karena di perusahaan maupun bisnis, Anda lah satu-satunya yang memegang kendali. Mengatur arah bisnis, menetapkan strategi, mengukur KPI, menghubungi klien, berkontak dengan rekanan bahkan masih harus mengerjakan presentasi harian kepada seluruh divisi. Apa tidak capek?

Sebagaimana umumnya manusia, kepercayaan memang baiknya ditumbuhkan. Termasuk kepercayaan Anda pada seluruh karyawan. Namun ini adalah era diamana Anda harus membagi semuanya pada mereka, dan beralih untuk mengerjakan hal yang lebih visioner. Semuanya akan dimudahkan jika sistemasi bisnis Anda jalankan.

Sistemasi Bisnis Meminimalisir Ketergantungan Pada Anda

Seperti yang sudah kita bicarakan sebelumnya, banyak bisnis owner yang merasa sangat lelah mengurus bisnisnya. Padahal itu terjadi karena dirinya memaksa terlibat pada banyak hal. Jadi bagaimana penyelesaiannya?

Pertama, Anda harus merubah mindset. Hari ini, banyak bisnis owner yang sedikit ‘angkuh’ . Mereka selalu berfikir bahwa hanya dirinya yang mampu menghandle semua aspek bisnis. Padahal.. fungsi dari Anda membayar orang lain untuk terlibat dalam pengembangan bisnis dan persuahaan ya untuk ‘itu’.

Untuk membagi beban, untuk membagi tanggung jawab. Mereka dibayar untuk bergeraj bersama Anda dalam membawa kapal ini ke tujuan yang ingin dicapai. Maka biarkanlah mereka mengambil bagian. Disinilah pentingnya sebuah sistem.

Sistemasi bisnis, akan menentukan secara detile bagaimana caranya. Mulai dari tata cara kerja, alur oprasional, siapa yang bertanggung jawab pada suatu kegiatan hingga hal-hal teknis lain yang lebih serius. Selain itu, sistem juga memungkinkan untuk karyawan Anda bersungguh-sunggu, karena akan dinilai dan di evaluasi bersama dalam durasi tertentu.

Ini adalah cara paling efektif untuk melepaskan ketergantungan bisnis pada Anda tanpa memutus kepemilikannya. Sebagai owner, sistemasi bisnis yang tepat akan tetap memberi Anda kewenangan untuk mengatur dan mengarahkan. Bedanya, Anda tidak akan lelah seperti sebelumnya. Karena seluruh eksekusi akan dijalankan bersama.

Memberi Waktu, Memperbanyak Kesempatan.

Dengan tugas yang terbagi merata pada orang kepercayaan, Anda akan memiliki elemen paling berharga untuk berbisnis: WAKTU. Kenapa waktu? Karena inilah sesuatu yang tidak bisa terbeli.

Faktanya, banyak pebisnis bahkan yang berhasil berpendapatan 3 digit mengeluh tidak bahagia karena nihil waktu untuk keluarga.  Pada akhirnya kita berfikir, apa yang dikejar dari sebuah bisnis? Nyatanya kekayaan saja tidak cukup. 

Disinilah sebuah sistem berperan. Sistem yang bagus, selain mengurangi ketergantungan Anda, akan memberi banyak manfaat. Salah satu manfaat nyata adalah memberi para bisnis owner waktu yang lebih banyak daripada biasanya.

Saat ini mungkin kalian bertanya, apa sih pentingnya waktu? Apakah sebenarnya ini bias? Apa ini hanya sebagai pemuas ego untuk memuaskan hasrat berkeluarga? Jawabannya tentu tidak. 

Dengan waktu lebih banyak, Anda sebagai owner akan lebih leluasa untuk memikirkan 10-1000 langkah bisnis kedepan. Itu artinya, dalam catatan tertentu, lebih banyak waktu bisa membuat bisnis Anda memenangkan kompetisi.

Jadi.. tidak berlebihan jika menyebut bahwa sistemasi akan memperbesar kesempatan pada hal-hal baik untuk bisnis Anda. 

Sistemasi Bisnis Memanglah Kunci Pertumbuhan.

Dari pembahasan tersebut, sudah sangat jelas jika sistemasi adalah kunci utama untuk pertumbuhan bisnis. Setidaknya ada 5 hal yang dapat mendorong pertumbuhan itu :

  1. Sistemasi akan mendorong pengambilan keputusan yang lebih baik. Karena sistem akan dijalankan dengan evaluasi. Artinya, segala keputusan akan diambil berdasarkan data. Data akan memangkas banyak perlakuan subjektifitas. Secara tidak sadar, ini akan meningkatkan kualitas keputusan yang diambil.
  2. Mewujudkan konsistensi pada banyak hal. Sebagai garis bawah, sistemasi memastikan bahwa setiap tugas dilakukan dengan cara yang konsisten dan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan baik dalam skala individu, divisi atau perusahaan itu sendiri. Hal ini membantu menjaga kualitas produk atau layanan yang Anda tawarkan, sehingga kepuasan pelanggan dapat terjaga ataupun ditingkatkan.
  3. Selain itu, sistemasi bisnis juga akan melahirkan pengefisiensian oprasional. Skill ini akan merampingkan oprasional dari segala arah. Baik dari pembuatan alur kerja yang jelas, penghematan oprasional, peningkatan produktifitas SDM hingga pengetatan waktu. Seluruhnya akan menjadikan bisnis Anda makin efisien. 
  4. Selanjutnya, adalah benefit sistemasi berbentuk skalabilitas. Skalabilitas adalah posisi dimana skala bisnis akan naik seiring perumbuhan bisnis. Misal, jika bisnis Anda skala rumahan akan di scale-up menjadi tingkat semi-makro. Artinya bisnis ini wajib menambah anggota atau bahkan menambah divisi baru.Nah penambahan ini tidak bisa dilakukan jika sistemnya belum ada. Karena pasti amburadul. Maka dari itu, pertumbuhan bisnis akan mulus jika sedari awal sistemnya ada. Karena tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan baru di tingkat bisnis yang sedang diupayakan.
  5. Terakhir, sistemasi membuat Anda berpotensi meningkatkan kepuasan pelanggan. Kok bisa? Gini-gini. Sudah kita Anda tidak boleh lupa bahwa sistemasi ini adalah pekerjaan yang menyeluruh dan saling berhubungan. Benar?

Nah jika sistem, pengambilan keputusan, tingkat konsistensi, tingkat oprasional semuanya baik, masak tidak ada benefitnya ke ranah produksi dan penjualan? Hayo..

Justru output akhirnya disana. Yang benar-benar mendapat benefit adalah sales-sales Anda. Karena mereka akan memiliki produk yang berkualitas, biaya produksinya ciamik hingga proses produksinya tepat waktu. Dengan pendekatan yang cocok, 3 unsur ini akan jadi kekuatan baru untuk bisnis. Jadi sistemasi memang berguna untuk mendorong semua divisi naik kelas dan tumbuh.

Kesimpulan

Dari artikel di atas, dapat disimpulkan bahwa sistematisasi bisnis merupakan kunci utama untuk pertumbuhan dan perkembangan bisnis. Sistematisasi bisnis akan meminimalisir ketergantungan pada pemilik/owner, sehingga pemilik memiliki waktu lebih untuk memikirkan strategi bisnis ke depan dan memenangkan kompetisi.

Setidaknya ada 5 hal yang dapat mendorong pertumbuhan melalui sistematisasi bisnis: pengambilan keputusan, konsistensi pada berbagai aspek, efisiensi operasional, skalabilitas bisnis, kepuasan pelanggan.

Dengan sistemasi yang tepat, pemilik tetap memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengarahkan bisnis, namun tidak lelah karena eksekusi dijalankan bersama tim. Jadi, sistematisasi bisnis memanglah kunci pertumbuhan bisnis yang perlu dijalankan.

 

Saya Tom MC Ifle, Salam Pencerahan.