Kemudahan teknologi membuat kita semakin berpengetahuan. Ini kabar yang cukup bagus untuk para pelaku dalam dunia bisnis.

Dengan kemudahan akses informasi, semua orang mempunyai kesempatan yang sama untuk mempelajari elemen dasar ataupun istilah bisnis secara otodidak. Salah satu contohnya adalah kita akan familiar dengan diksi ‘skalabilitas’.

Tapi apa sebenarnya ‘Skalabilitas’ itu? Artikel Top Coach Indonesia kali ini akan membahas ini untuk Anda. Jadi stay tuned!

Inilah Konsep Skalabilitas

Jika Anda pebisnis atau paling tidak seorang yang tertarik di dalamnya, pasti pernah menemukan diksi Skalabilitas dalam sebuah kalimat. Entah dalam konteks teknologi, sumber daya maupun keuangan.

Nah sebenarnya, konteks diksi Skalabilitas berfokus pada penjelasan tentang seberapa kelompok(dalam konteks ini perusahaan/ organisasi/ bisnis) mampu tumbuh dan beradaptasi tanpa mengalami suatu penurunan. Khususnya pada situasi tertentu seperti perubahan permintaan atau gejolak kondisi pasar.

Beberapa pakar menyebutkan bahwa ini adalah kemampuan spesial untuk menjustifikasi skala bisnis dengan efisien, tanpa menumbalkan kepuasan pelanggan dan penurunan kualitas produk. Jadi wajar jika itu cukup penting untuk menghindarkan bisnis Anda dari collapse akibat berbagai perubahan.  

Memiliki kemampuan ini akan menghindarkan bisnis dari gangguan yang signifikan. Selain itu, Anda dan bisnis yang sedang dikelola jadi leluasa untuk mengembangkan inovasi, memperdalam hubungan dengan klien serta meningkatkan kualitas pelayanan dengan lancar. Ini adalah situasi menyenangkan yang diharapkan banyak business owner visioner.

Manfaat Skalabilitas

Tentu, strategi ini memberikan Anda banyak manfaat. Adapun diantaranya ialah:

  1. Membuat bisnis lebih adaptif dalam merespon setiap perubahan.

Mungkin ini terkesan kurang penting, tapi faktanya ribuan bisnis gagal akibat mereka tidak memahami cara beradaptasi dalam berbagai perubahan. Mempelajari Skalabilitas akan membuat menjauhi kelompok tersebut. Karena Anda akan jadi tidak gegabah dan lebih bijaksana merespon perubahan.

  1. Mendorong bisnis pada kesempatan lebih besar untuk meraih peluang di pasar.

Mendorong bisnis pada kesempatan lebih besar untuk meraih peluang di pasar. Kenapa begitu? karena Skalabilitas akan memaksa bisnis Anda jadi lebih tangkas. Sifat tangkas inilah yang memungkinkan Anda untuk lebih cepat dalam merespons perubahan pasar dan tren konsumen, sehingga memungkinkan bisnis untuk menangkap peluang baru sebelum pesaing lain.

  1. Mengunci keyakinan investor dan memperoleh pendanaan.

Anda mesti sadar bahwa investor suka terhadap bisnis yang selalu siap menerima perubahan. Apalagi jika mereka punya grafik tumbuh dan prospek yang terukur. Gabungan kedua hal itu akan menguji kepercayaan mereka, hingga akhirnya memberikan pendanaan pada bisnis Anda.

  1. Membangun bisnis yang sustainable dan berjangka panjang. 

Banyak bisnis hari ini hanya memikirkan proyeksi keuntungan saja. Padahal, jika Anda memiliki mindset sustainable, bisnis akan menemukannya sekaligus terhindar dari kemerosotan ekonomi, perubahan tren dan pergeseran behavior pelanggan. 

Karena arah dan tujuannya jelas, bisnis-bisnis sustainable akan lebih adaptif dan berani menekankan keunggulan kompetitif walaupun sedang berada pada masa-masa sulit.

Lalu Bagaimana Menjalankan Strategi Ini?

Skalabilitas terbukti menjaga bisnis yang Anda kelola dari tekanan sekalipun. Ini tentu akan jadi hal berharga apalagi di tengah persaingan pasar yang makin ketat. Bermacam himpitan itu akan mampu dilalui dengan penskalaan yang efektif lewat orientasi mutlak pada hasil.

Setidaknya ada 6 cara untuk melancarkan penggunaan strategi ini.  

  1. Empowering The Man-Power 

Empowering artinya memberdayakan tenaga kerja dengan meningkatkan keahlian dan keterampilan mereka secara teratur sesuai kebutuhan pasar. Misal, bisnis konveksi Anda ingin ekspansi ke ranah digital.

Sebelum terjun, Anda harus mendidik sales, cs dan tim divisi terkait. Karena treatment pada pelanggan online dan offline jelas beda. Maka dari itu, berikan mereka pelatihan yang relevan sebelum mengeksekusi strateginya secara penuh. 

Di tahap ini, Anda juga bisa memberikan mereka akses pada tools-tools terbaru untuk mendekatkan mereka pada kemajuan teknologi. Ini akan membantu mereka bekerja secara lebih sederhana.

Pada akhirnya, empowering ini membantu karyawan Anda menangani tantangan dengan mudah dan efisien secara mandiri.

  1. Lakukan standarisasi alur proses kerja

Kedua ada penetapan alur proses kerja. Penetapan atau penyetandaran alur proses kerja ini berguna sebagai upaya menjaga konsistensi, menghilangkan penurunan kualitas, serta meningkatkan efisiensi operasional pada bisnis yang sedang dikelola.

Dengan alur yang telah disesuaikan, segala pergerakan akan mudah untuk dinilai. Sehingga seharusnya, mencapai tujuan bisnis yang lebih besar akan menjadi lebih sederhana.

  1. Jangan ragu untuk otomatisasi

Karyawan Anda adalah manusia. Mereka akan merasa bosan pada tugas-tugas yang berulang, apalagi jika intensitasnya tinggi. Lalu, bagaimana Anda menyelesaikan situasi itu?

Jawabannya adalah dengan otomatisasi. Dengan bantuan teknologi, otomatisasi bukanlah sesuatu yang mustahil dilakukan. Cara ini juga mampu meminimalisir kesalahan. Selain itu, otomatisasi akan membuat karyawan Anda nyaman, sehingga mereka mampu jadi lebih produktif dan menikmati pekerjaannya.   

  1. Pahami kebutuhan pasar dan behavior pelanggan

Selanjutnya adalah salah satu upaya untuk makin fit ke pasar. Memahami kebutuhan pasar adalah cara cerdas untuk tidak membuang-buang uang dan waktu. Tentu hal seperti ini membantu bisnis Anda untuk sehat secara finansial.

Tapi tak hanya kebutuhan pasar, analisa ini seharusnya bebarengan dengan mengamati behavior pelanggan. Upaya ini akan sangat dibutuhkan bisnis di tengah persaingan yang makin ramai dengan strategi personalisasi.

  1. Mengembangkan keunggulan kompetitif

Di industri yang penuh persaingan, keunggulan kompetitif adalah senjata utama untuk bertahan dan menang. Maka dari itu, para pebisnis akan mengembangkan hal itu secara mati-matian.

Mereka juga akan secara terang-terangan menunjukkan keunggulan kompetitif itu pada seluruh audiens. Cara ini akan berguna setidaknya pada pembentukan citra merek.

  1. Hindari asumsi dan spekulasi sebagai dasar mengambil keputusan.

Banyak pebisnis yang gagal karena mereka bertindak berdasarkan emosi. Padahal, bisnis ini dunia yang penuh perhitungan. Mereka yang hari ini kita kenal selalu punya strategi dengan penuh perhitungan.

Bahkan perusahan-perusahaan besar itu, menciptakan campaign-campaign tak tertebak juga berdasarkan sebuah analisis panjang. Maka untuk menjadi besar dan dikenal banyak orang, kurangi asumsi dan spekulasi dalam proses pengambilan keputusan. 

Kesimpulan

Dari artikel di atas, menjelaskan bahwa Skalabilitas adalah salah satu upaya jitu untuk bisnis memenangkan kompetisi di era ini. Sistem kerjanya simple, mereka menempatkan bisnis Anda untuk selalu adaptif sehingga terhindar dari penurunan kualitas produk dan kinerja.

Dengan cara ini, bisnis Anda akan mendapatkan banyak manfaat. Mulai dari memperbesar keberhasilan eksekusi peluang hingga mengunci keyakinan investor. Setidaknya cara mewujudkan skalabilitas ada 6. Silahkan pelajari jika Anda memang berminat.

Saya Tom MC Ifle, Salam Pencerahan.