Setelah beberapa bulan kemarin dinyatakan aman, akhirnya Indonesia juga menjadi salah satu Negara yang terkena virus COVID-19. Saat ini menurut data Wikipedia, hingga tanggal 26 April 2020 jumlah pasien yang terkena virus Corona sebanyak 8.882 orang. Virus Corona telah menewaskan banyak orang dan juga memberi pukulan bagi perekonomian Indonesia.

Selain itu Virus Corona juga menghantam begitu banyak bisnis dalam jangka waktu yang begitu pendek, banyak orang menjadi resah dan khawatir termasuk Pemerintah. Kekhawatiran Pemerintah dikarenakan semakin menipisnya kebutuhan sembako.

Banyak orang menimbun sembako, hand sanitizer dan juga masker. Keresahan ini akan terus berlanjut jika tidak ditangani dengan sungguh-sungguh. Pemerintah akhirnya membuat suatu kebijakan untuk menangani hal tersebut yaitu dengan menetapkan peraturan atau larangan pembelian sembako dalam jumlah yang besar di seluruh supermarket di Indonesia.

Dampak Virus Corona tersebut sangat mempengaruhi kondisi yang saat ini terjadi, banyak bisnis yang berhenti berproduksi karena banyak hal. Seperti contohnya bisnis pariwisata, hiburan dan perdagangan. Dengan berhentinya bisnis maka banyak orang kehilangan pekerjaan atau dirumahkan.

Berhentinya bisnis tersebut juga dikarenakan adanya peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sehingga banyak orang-orang merasa kesulitan mendapatkan uang karena aktifitas dibatasi, dan dampak yang paling parah adalah akan terjadi kelaparan dimana-mana.

Dampak ini dirasakan oleh semua orang, namun kekhawatiran tersebut sebenarnya bisa kita atasi dengan cara belajar hukum alam. Hukum Alam itu Bermacam- macam seperti hukum timbal balik, hukum sebab-akibat, hukum balas jasa, hukum energi.

Ada satu hukum alam yang paling bisa mengatasi ini semua yaitu hukum perputaran. Hukum perputaran ini berlaku untuk semua orang yang ingin sukses. Saya ada cerita tentang bagaimana saya mengajarkan Hukum Perputaran pada salah satu Klien saya.

Saat itu beliau mengatakan bahwa bisnisnya turun drastis akibat virus Corona. Bisnisnya ada pabrik, distributor, retailer dan ada juga kontraktor. Lalu saya mengatakan “mari kita buat sebuah eksperimen sederhana”.

Eksperimen sederhana ini sudah bisa saya pastikan hasilnya pasti akan bagus, eksperiman tersebut adalah membuat program berbagi atau sedekah. Program sedekah ini dilakukan setiap hari Rabu berupa memberikan makanan gratis untuk orang-orang yang mau bekerja dan setiap hari Jumat memberikan makanan dan sembako di Masjid.

Awalnya mereka berpikir kenapa pada saat sedang krisis bukannya melakukan penghematan tetapi justru melakukan pengeluaran. Setelah mereka melakukan hal tersebut terjadilah hal luar biasa yaitu setiap hari Rabu bisnisnya bisa mendapatkan omset yang berkali-kali lipat dibandingkan hari-hari biasa. Mereka bertanya-tanya kenapa hal tersebut bisa terjadi?

Mereka tidak menyadari dan tidak pernah terpikir bahwa untuk melakukan promosi yang bentuknya bukan promosi. Mereka tidak membawa nama sama sekali, mereka hanya benar-benar tulus dan ikhlas dalam berbagi, lalu saya mengatakan bahwa Anda sedang mengaktivasi satu hukum dalam alam semesta yang disebut Hukum Perputaran.

Hukum Perputaran menyatakan bahwa alam semesta selalu berputar, segala sesuatu yang berputar adalah sehat. Seperti contohnya jika uang diputarkan pada bisnis anda tentu akan mendapatkan keuntungan.

Begitupun saat Anda memasukan makanan ke dalam perut, maka makanan itu akan berproses didalam perut lalu kotoran akan keluar dan akan diserap ke tanah kemudian menjadi pupuk hingga diserap oleh tumbuhan menjadi buah yang matang kemudian dinikmati kembali oleh kita.

Itulah Hukum Perputaran, tetapi apa yang terjadi Hukum Perputaran berhenti? Tentu akan menghasilkan hal yang tidak baik jika sesuatu berhenti berputar. Segalanya akan membusuk, seperti anda memiliki kecerdasan namun anda tidak manfaatkan kecerdasan Anda, artinya Anda menghentikan perputaran pikiran Anda hasilnya adalah pikiran Anda akan membusuk sia-sia.

Jika anda memiliki makanan yang masuk ke dalam perut dan dibiarkan tidak mengeluarkan kotoran sama sekali maka isi perut Anda akan membusuk begitupun termasuk uang , jika Anda punya uang disimpan saja dan tidak diputarkan untuk hal baik maka uang ini akan membusuk dan sia-sia.

Jadi jika anda memiliki suatu kelebihan anda harus bisa menggunakannya dengan berbagi, tentu berbagi tidak selalu dengan uang, bisa juga dengan ilmu, tenaga atau lainnya. Misalnya anda bisa mengajar, makin banyak yang Anda ajarkan makin banyak ilmu baru yang Anda dapat.

Begitu pula pada bisnis, jika menemukan kendala atau masalah di bisnis ternyata bukan bisnisnya bermasalah tetapi justru orang-orang yang berada di dalam bisnis itulah yang bermasalah karena tidak ingin berbagi, egois dan tidak mau membantu banyak orang disekelilingnya.

Jika dilihat contoh saya diatas bisa dikatakan bahwa Hukum Perputaran bisa Anda pelajari secara langsung dan mengaplikasikannya demi kelancaran bisnis anda. Anda tidak perlu khawatir dengan sedekah rezeki Anda akan berkurang justru akan sedekah bisa membuat rezeki bertambah berkali lipat.

Dalam menghadapi Virus Corona ini, Anda bisa mengaktivasi Hukum Perputaran dengan bersedekah. Dengan bersedekah Anda akan mengalirkan dan membersihkan hal-hal buruk serta membersihkan semua masalah yang menghambat keuangan Anda.

Selain itu Anda juga harus Perbanyak ibadah seperti Sholat lima waktu. Manfaat Bersedekah ini banyak sekali seperti bisa menghapus dosa, membawa berkah pada harta dan bisa memunculkan perasaan lapang dada.

Ketika Anda berlapang dada maka bisa mempengaruhi kesehatan mental Anda, terutama menghadapi pandemi ini. Kekhawatiran dan kecemasan justru akan memperburuk keadaan jadi diperlukan kesehatan mental untuk menghadapinya.

Dengan bersedekah maka akan mendapatkan banyak sekali manfaat mulai dari pikiran yang tenang, hati yang tenang dan keajaiban-keajaiban yang terjadi dalam kehidupan semakin saya rasakan. Semakin cepat Anda mengaktivasi hukum perputaran, semakin cepat Anda bisa menikmati keberkahan dan bisa hadapi krisis COVID-19 ini.

Salam Pecerahan,

Tom MC Ifle

Share This, Choose Your Platform!