Site icon Top Coach Indonesia

Cara jadi CEO Yang Hebat

CEO Hebat

CEO adalah jabatan untuk jajaran eksekutif tertinggi dalam suatu perusahaan. Meskipun dalam bahasa Indonesia, CEO merupakan direktur utama, namun ada juga beberapa perusahaan yang memiliki CEO dan direktur utama yang berbeda.

Menjadi pemimpin adalah cita-cita banyak orang. Tetapi menjadi pemimpin saja tidak cukup untuk membuat seseorang menjadi CEO hebat. Terutama dalam masa sekrang ini, Perlu diketahui bahwa tidak mudah untuk tetap bertahan dalam masa new normal pasca masa pandemi Covid-19.

Hanya mereka yang memiliki kualitas kepemimpinan baik yang mampu menjaga kestabilan perusahaan. Namun untuk menjadi pemimpin yang hebat tidak dapat diraih dalam sekejap. Mereka yang menjadi hebat saat ini dikarenakan telah melakukan kebiasaan-kebiasaan baik yang dapat membawa mereka pada posisi saat ini.

Bagi Anda yang masih UKM, dan masih mengeluhkan tentang cara mengambil keputusan yang tepat, mudah menemukan orang-orang berkompeten ataupun cara mengatur waktu yang baik, nah berikut ini ada tujuh tips untuk menjadi CEO profesional dan hebat yaitu, sebagai berikut :

1. Mengerti Apa Itu Comparative Advantage (Keunggulan Komparatif)

Keunggulan komparatif adalah suatu kemampuan yang dimiliki oleh individu, negara maupun perusahaan untuk menghasilkan barang atau jasa dengan menggunakan sejumlah biaya yang lebih rendah.

Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan juga bahwa keunggulan komparatif yang dimaksud dalam hal ini adalah sebuah ilmu untuk memahami tugas dan tanggungjawab yang menjadi fokus utama Anda demi kemajuan sebuah perusahaan.

Contoh sederhananya Anda dapat menempatkan tim di bagian pajak yang menguasai perpajakan, bagian marketing di kerjakan oleh orang yang mengerti marketing. Nah inti dari comporative Advantage adalah menempatkan tim sesuai dengan kemampuan yang dimiliknya.

2. Mengukur Hasil Bukan Mengukur Waktu

Menilai hasil kerja karyawan merupakan salah satu hal penting yang di lakukan perusahaan untuk mengetahui produktif atau tidaknya karyawan. Penilaian tersebut dapat diukur dari rentang waktu yang dimiliki dan pekerjaan yang telah diselesaikan. Misalnya dalam suatu perusahaan, karyawan memiliki jam kerja antara 6-8 jam.

Dari waktu tersebut seorang pemimpin bisa menganalisa seberapa banyak pekerjaan yang telah di lakukan karyawan. Atau agenda meeting sang CEO, misalnya memiliki jam meeting 12 jam sehari. Seorang CEO bisa dikatakan telah mengikuti meeting , bila telah mendapatkan hasil yang memang dicari untuk kemajuan perusahaan.

Kesimpulannya, semakin produktif Anda dalam menyelesaikan tanggung jawab, maka semakin sedikit waktu yang terbuang. Anda bisa menganalisa dan dapat mengetahui penyebab menurun atau meningkatnya produktivitas karyawan. Serta dapat menemukan solusi untuk meningkatkan produktivitas mereka.

3. Tidak Berpikir Kebanyakan Bertindak

Pada dasarnya kita memang sudah dibekali akal untuk dapat memilah yang baik dan yang buruk. Kita pun selalu di ingatkan untuk “ Berpikir dulu sebelum bertindak”. Kalimat tersebut pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita. Sampai-sampai kita pun bosan dan menganggap biasa-biasa saja.

Namun karena saking sering dan terbiasanya, kita lupa untuk berpikir baik buruknya sebelum melakukan sesuatu. Jika kita lupa berpikir dulu sebelum bertindak, maka besar kemungkinan kita akan mengalami sedikit hambatan dalam mencapai target kita.

Dan tak ada salahnya untuk memikirkan berulang kali sebelum mengambil keputusan, agar keputusan yang Anda ambil dapat berpengaruh baik. Bukan hanya pada perusahaan dan tim Anda saja melainkan berdampak baik pula pada kenyamanan customer dan mendatangkan customer baru.

tidak berfkir

4. Buat Persiapan Untuk Menghadapi Perubahan

Dalam perubahan apapun itu, Anda di tuntut agar dengan cepat dapat menyesuaikan diri dan bersahabat dengan perubahan tersebut. Begitu pun, seorang CEO sudah memikirkan dan telah membuat sebuah perencanaan besar dalam menghadapi segala perubahan yang terjadi.

Apa lagi jika perubahan tersebut berdampak langsung dengan perkembangan dan kemajuan sebuah perusahaan. Sebut saja salah satu perubahan yang saat ini terjadi, misalnya sebelum pandemi Covid-19, mayoritas perusahaan jika ingin membahas sesuatu dengan klien ataupun meeting mereka harus bertemu dan melakukan interaksi langsung.

Tetapi pada saat ini berbeda, dikarenakan adanya protokol kesehatan social distancing atau jaga jarak maka perusahaan dihadapkan pada suatu perubahan untuk melakukan aktifitas tersebut melalui via online ataupun melalui sambungan telepon sehingga di batasi ruang geraknya.

5. Delegate

Pelimpahan wewenang merupakan salah satu proses mendasar yang dilakukan oleh CEO. Dengan kata lain seorang CEO sudah menemukan orang yang memang memiliki keahlian dalam bidang yang mau di percayakan.

Dalam proses pendelegasian, pihak lain yang di tunjuk harus benar-benar memahami dan menjalankan tugas dan tanggung jawab yang telah dilimpahkan. Agar CEO dapat melakukan hal lain yang lebih penting untuk kepentingan perusahaan.

6. Simplify Everything

Sejatinya seorang CEO adalah pemimpin yang akan membawa perusahaan menjadi lebih maju. Namun menjadi seorang CEO bukanlah hal yang mudah. Selain membutuhkan kriteria tertentu, juga membutuhkan keahlian lain yang dapat mendukung kriteria atau wawasan yang di miliki agar mudah dimengerti dan dipahami oleh rekan atau timnya.

Ambil contoh paling mendasar seperti menata rapih dan meletakkan barang-barang yang memang mendukung pekerjaan saja yang boleh berada diatas meja kerja. Tepatnya cara kerja yang lebih sederhana, pemikiran yang sederhana. Karena setiap pesan yang disampaikan seorang CEO sangat penting dan berpengaruh pada kinerja karyawannya.

7. Memiliki Meeting Room Yang Produktif

Bagi Anda pekerja kantoran pasti pernah mengalami pertemuan yang buruk. Misalnya Anda sudah datang tepat waktu di alamat yang telah ditentukan, tiba-tiba belum selesai di atur. Atau dalam kantor, Anda telah menetapkan jam meeting dan ruangnya sehari sebelum. Bagian penanggung jawab ruangan berpikir semua sudah aman ternyata AC nya bocor.

Efek dari masalah tersebut menyebabkan meeting Anda terganggu karena ruang meeting yang kurang produktif. Ruang meeting yang produktif bukan selalu tentang tempat yang bagus ataupun mewah, melain kan lebih kepada ruangan yang dapat mendukung akan berlangsungnya meeting dan dapat berjalan dengan baik, terjadwal dan sifatnya rutin.

Demikian 7 tips yang akan membuat Anda menjadi CEO keren dan hebat. Sejatinya pemimpin adalah penentu bagi kesuksesan sebuah bisnis, semoga bermanfaat.

Tom MC Ifle,

Salam Pencerahan.

Share This, Choose Your Platform!

Exit mobile version